Senin, 27 April 2015

BA"POLE"GAMI
Dr. Dedi Hermon





Bapolegami merupakan istilah 'icak icak' yang tersadur akibat dilema perasaan akibat banyaknya prilaku menyimpang yang dilegalkan oleh kebanyakan manusia 'keparat' yang selalu berorientasi pada kualitas hidup di dunia semata, kedamaian semu, ketenangan semu, santun yang semu, wibawa yang semua, agamamis yang semu...dan kalau ditambah 't' menjadi semut, dan kalau tidak pakai 's' berubah menjadi emut...dan bapolegami sangat erat kaitannya dengan semut dan emut-emut hahahaha.
Jangan heran, kita semua adalah manusia, yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan (dalam hal ini saya berpendapat, bencong bukan manusia, tapi manusia icak icak yang 'pangka langanyo', lebih besar dari 'tangkai tajak')...yang selalu tergoda oleh setan, baik tipe setan gondrong, tipe setan 'bajangguik', tipe setan 'basunguik', tipe setang 'bajilbab' dan tipe setan 'paruik buncik' dan tipe seram seperti 'cindaku bauban'....
Para 'musang kuniang' simbol bagi laki laki di atas 50 an yang suka bapolegami biasanya santun, dermawan, perhatian, bijak, merupakan kulit luar yang sangat indah kalau diamati sepintas. Ini biasanya topeng untuk mengelabui 'ayam' yang senang di kasih segengam beras dan akan berkokok riang sehingga kadang lupa bahwa satu bulunya sudah dilepaskan oleh sang musang.
..."indak picayo ambo doh daa... baitu kira kira ungkapan kata orang yang melihatnya...saat sang musang berpelukan mesra dengan sang ayam yang kulit luarnya juga sangat manis. santun, sopan, tapi karena selalu di 'umbuak' sang musang dengan segengam beras...dia berubah menjadi ayam binal dan liar yang lupa akan kandangnya.
Kenapa bisa muncul prilaku yang demikian...??? tentu menjadi pertannyaan yang harus serius untuk ditanggapi, tentu secara positif tanpa ada praduga dan penghakiman. Hangatnya berita TV tentang maraknya transaksi sex, dibunuh satu tumbuhnya ribuan, begitulah kira-kira, dipersulit dialam nyata...bermanuver ke alam maya...sehingga sulit terlacak secara sempurna.
Kenapa sekarang banyak orang yang sudah memiliki pasangan hidup lebih suka bapolegami dari pada berpoligami???
Nan partamo: bapolegami lebih mudah dan lebih murah, 'bak kato urang...nan perai kini lah banyak dari pado nan babayie hehehehe, sedang berpoligami lebih susah di negara ko, maha lo tu, aso e samo je nyeh hahahahaha"
Nan Kaduo: Dimato bini, bapolegami tu ndak bisa dicaliak e do, kecuali di intainyo bana, tapi bisa tadanga dek inyo...tapi mudah di counter lah hehehehe tapi kalau berpoligami, nampak dek inyo...kalau inyo indak saba, sakik hatinyo, karano terbawa oleh perasaan yang sangat mendalam sekali...
Nan Katigo: Bapolegami, apo lai jo anak gadih, cuma butuh sa jam atau duo jam nyo dalam sahari labiahnyo bisa lalok lalok di rumah, tapi kalau berpoligami, butuh pembagian hari dalam saminggu...aaaaaa iko nan indak disukoi oleh para bini...
Nan Kaampek....suai bana...bapolegami yo karakter manusia 'ampek' nan indak mangarati jo kato nan ampek, tapi berpoligami...adolah manusia yang berkarakter limo, a tiuu...nan partamao nyo kayo, nan kaduo nyo paibo, nan katigo nyo takuik masuak narako, nan ka ampek nyo suko bacarito, dan nan kalimo nyo wakatu kenek basalemo hehehehe

Alah tu, lah poniang lo ambo dek nyo...dipangka pakai bahaso Indonesia...lah ta ujuang pakai bahaso minang je lai...tasasak mah hehehe

Jadi ada yang tersirat yang perlu dijadikan tersurat, ada Qadar Baik dan ada Qadar Buruk, seorang pria terdidik kalau masalah sex bisa berubah menjadi pria biasa yang bisa bersikap sangat luar biasa...semuanya itu adalah Qadar Buruk yang wajib kita waspadai, karena kalau kita terjebak didalamnya...selalu buruk yang akan menerpa.

Karena bagaimanapun SATU itu lebih baik dari pada dua, tiga, empat, dan lima, tapi dalam SATU itu sering dirusak oleh CINTA....cinta kalera.....
.....Kiding-kiding wae liak....


Rabu, 04 Desember 2013

KENTUT YANG DIKASIH PARFUM
Dr. Dedi Hermon, MP


........Beberapa hari yang lalu saya pergi ke pusat kota untuk membeli sesuatu yang berkaitan dengan hobi saya...pusat kota yang tergolong pada gedung yang cukup tua yang masih tetap eksis walaupun gedung disebelahnya telah hancur oleh bencana gempa. Dari gedung tua tersebut kalau kita terus ke selatan akan ketemu dengan gedung yang sudah sangat tua, mantan balaikota lama. Kalau kita teruskan lagi ke selatan akan ketemu dengan perbukitan dengan puluhan gubuk menghiasi dinding-dinding lereng yang cukup terjal. Kalau kita terus ke barat akan ketemu dengan pinggir pantai dan pinggir batang harau. Dan kalau kita terus ke timur akan ketemu dengan hulu-hulu sungai yang sudah mulai beralih fungsi untuk kegiatan lain dan lain. Sedangkan kalau kita ke utara akan ketemu dengan jejeran kampus-kampus dan kampus-kampusan yang lebih banyak memproduksi telur dan ayam petelur.
........Kembali ke pusat kota di salah satu gedung tua....
Puluhan wanita berpakaian menor asik ngobrol disepanjang lorong gedung tua...sambil berusaha secara terang-terangan menarik para lelaki yang melewati lorong untuk duduk sebentar di dalam kamar kecil. Untuk apa...????? kalau untuk salon pasti tidak mungkin, karena di kamar itu tidak ada peralatan salon... Jadi untuk apa......ya untuk nyalon-nyalon hehehhehehehehhehe......
...Alah baliak awak  ka zaman-zaman terdahulu, zaman dima seluruh umatnyo di musnahkan...baa ka indak....melacur sudah terang-terangan...homoseks sudah umum, lesbi apo lai....kecek Mak Itam yang selalu berangan-angan untuk menjadi walikota masa depan dengan geram....Untuang den lai pakai ilmu hilang tadi...kalau indak sato lo den di iriknyo mah hahahahahaha...sambungnya....
....Batua tam....tapi diirik nyo sero lo tam...kalau di tampek nan langang wak di mode tu an nyo...wak daram se langsuang tam hahahahhahahahahha......sambung saya sambil melirik Mak Itam hehehehhehehhehe....
....Lain lagi di bagian barat kota yang sudah menggunakan cara-cara yang tergolong modern, pakai tenda, pakai gedung mewah dengan label karoke an....diskotik...  dan banyak melibatkan ayam-ayam dari kampusan atau kampus bo'ong-bo'ongan... hehehhe...demikian pula pada bagian perbukitan di selatan kota....
...Kemana pemimpin kota...ya tentu raja sama perdana menterinya  itu....???????  hehehhehehe asik main catur kali, atau asik bikin kolam ikan di depan istana baru nan megah itu????
...hehehehhehe biarkan saja keasikan mereka, kita terus saja bercerita....sela Mak Itam....
.....Kini perdana menterinyo ka naiak manjadi rajo....jargon nyo yo sabana gawa den dek e....kecek Mak Itam..
A tu....sambung saya...
...Tuma Mah...hanyo inyo nan bisa memberantas maksiat di Kota ko...salamo ko kama nyo...lalok se...ndak tantu dek nyo...salamo nyo manjadi perdana menteri, maksiat di kota ko batambah marak sangaik di kota ko.....kini ka jadi rajo itu nan di isukan nyo...berantas...berantas.....e yayaiiiiii...ka di ota nyo je awak sadonyo.....???!!!!! hariak Mak Itam dengan geraham bergeletukkan.....
....Ya....bia se lah tam....kito mulai dari diri awak dulu hahahahahahahhahahahahhahahahhahahah
....Hahahahahhahah dih....kecek Mak Itam hahahahhahhahahhah..........TTTTUUUUUUU....ttttttt....tuuuuu.............. terkentut Mak Itam........ hehehhehehehehhehhehe

...........................................kidding-kidding again.............hehehheheh.........5/12/13..............................



Selasa, 25 Juni 2013

..Aliran...oh...Aliran...



ALIRAN '(Bukan Islam)' yang BERMUSUHAN 

Dr. Dedi Hermon

 

..Kebenaran itu mulai terkuak…bukan kebenaran dalam beragama islam lho…tapi kebenaran dari sengketa penindasan dengan alas an perbedaan…Sebelum saya berlogika, saya akan jelaskan sedikit bahwa saya bukan penganut aliran keagamaan apapun…baik aliran dalam Islam, seperti Syiah, Suni, Tarekat, Sufi, ….dan saya bukan pengikut organisasi keagamaaan apaun…seperti Muhammadiyah, NU, atau yang lainnya…dan saya bukan penganut sekte sesat apapun…yang saya anut adalah keyakinan akan kemuliaan Islam yang dikembangkan oleh  Nabi Besar Muhammad SAW dan diwajibkan oleh Allah SWT…untuk kemaslahatan hidup…di dunia..maupun di akhirat….Karena bodoh rasanya saya mengikuti aliran-aliran islam yang terbentuk sesudah wafatnya nabi Muhammad SAW…cukup berpedoman pada Al Qur’an dan Al Hadist…cerna dan dalami dengan logika…dan logika merupakan sinkronisasi antara otak…hati…dan akal….

…Kaum syiah ujung pulau Jawa… dalam terminology Islam merupakan suatu aliran keagamaan dalam Islam belum tentu sesat…dan belum tentu juga benar…. Berbeda paham dengan umat Islam di sana…berperang..anarkis.. dan kaum Syiah terusir dari kampungnya..seperti itu yang pernah saya dengar dan saya baca pada berbagai media….Kemaren saya terkaget…rupanya yang mengatasnamakan umat Islam di Sampang yang merupakan aliran Suni…aliran ini belum tentu juga sesat dan belum tentu juga benar….

..Kalau demikian wajar saja para setan senang…para setan sukses…para setan gembira…walaupun para setan tertutup oleh pakaian muslim…para setan tertutup oleh sorban…para setan tertutup oleh jilbab..dan mereka semua yang mengusir adalah para setan itu sendiri….

Kenapa demikian….???

…Muak rasanya para Kyai Suni..yang mengatasnamakan Kyai Islam yang hakiki…begitu pongah berbicara..bahwa Tadjul Muluk (karena mereka takut juga secara tegas mengatakan Syiah) adalah sesat…tapi apakah Suni mereka juga tidak sesat (maaf saya tidak tahu…dan sedikit lancing) karena..Syiah dan Suni lahir berdasarkan sengketa jauh setelah Nabi Muhammad Wafat….tapi jelas ada berbeda dengan Islam yang Hakiki pada Saat Nabi Muhammad masih hidup…

..Kalau demikian…saya berani tegaskan..kedua-dua nya belum tentu benar……..sesuai dengan Islam yang hakiki…sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan Al Hadist….
Kenapa mereka bermusuhan seperti perang total antara manusia dengan iblis..???...karena yang jelas meraka tidak mengerti Al Qur’an dan Al Hadist….

Baru sekarang saya terkagum pada Buya Maarif (dari Sijunjung)….membuka cakrawala pikir saya…bahwa Kaum Syiah dan Kaum Suni di Sampang Madura itu adalah aliran keagamaan dalam Islam…yang terbentuk akibat perbedaan..perpecahan…dan peperangan..serta perfitnahan… BUKAN terbentuk dari rasa kasih sayang..tanpa paksaan seperti agama Islam seutuhnya…. Kalau ingin mendamaikan mereka…ajak mereka kembali ‘kehulunya’ mengenal Islam pada saat Nabi Muhammad masih hidup….

Aneh rasanya…para ulama memihak pada satu aliran dengan alasan yang dibuat-buat dan cenderung membohongi diri sendiri dan umat…jadi tipis bedanya antara ulama khianat…ulama penjilat…yang selalu takut mengatakan kebenaran dan membiarkan perpecahan…dengan ulama yang amanat…yang berani mengatakan itu benar…dan segera menyelesaikan perpecahan dengan logika kebenaran..tidak memihak…dan tentu dengan kasih sayang…..

Rindu saya pada sesosok Bapak nya Buya Hamka…yang secara tegas menolak sujud ke Matahari Terbit walaupun ujung senapan dan sangkur jepang di Punggungnya…tetap tegas menentang kezaliman…dan berani menegakkan kebenaran…Jelas berbeda dengan para ulama yang mengisi ‘dapur’ MUI sekarang…yang memang yang mau sujud ke Matahari Terbit dibawah ancaman sangkur Jepang memang orang tua dari yang dominan mengisi ‘dapur’ MUI sekarang….

Jadi….tidak heran kan para ulama itu dan ulama di sana itu… (..tetap pakai itu, karena saya menunjuk dengan telunjuk)…selalu mengatakan yang tidak sebenarnya tentang kasus itu…???????...akibatnya ada satu Kaum yang terusir dari kampungnya…..??????

…Sikap mulia dari Bapaknya Buya Hamka itu…turun ke Buya Hamka…dan Sekarang..turun ke sosok Buya Maarif anak Sijunjung itu……dan turun lagi…ke….

…Terkuak juga satu per satu….apa sih masalahnya di Sana itu….kok Kaum Syiah tidak bisa pulang ke tanah leluhurnya….

Dengan sedikit arogan para kyai yang besorban itu mengatakan dan menceritakan…sejarah madu dan darah…..mati….itu tantangan nya….ngeri…primitif….. atau berani….????

…Berani….kok mereka terusir dari Pulau Borneo…?????.... ah malas membahasnya lagi…nanti terbuka juga ‘kedok’ yang sebenarnya…hehehehehehehe

…Berani tanpa logika menghasilkan kebodohan terencana…ujungnya kesempitan hidup di dunia…dan kemelaratan hidup di akhirat….padahal…mereka adalah penakut… BUKTINYA..banyak mampus dan hilang dari bumi Borneo….heheheheheheheh

………………………………………inspirasi ini dari ILC tanggal 25 Juni 2013…malam…09.00WI sd. Selesai…..kebenaran itu terkuak……………….dan Negara Tidak Kemana-Mana…………………………………..

Senin, 13 Mei 2013

Tulus Mencintai....mu

Mencintai Karena_Mu

...Aku sering berdialog dengan semua orang, tidak terkecuali usia berapapun, dari golongan manapun, jenis manapun, usia berapapun ..(..hehehehe), pangkat apapun..dan seluruhnya "apapun"..... sama rasa...karena semua manusia sama, yang berbeda hanya amal ibadahnya. Karena....di kubur kelak semua muara pertanyaan pasti hanya kepada Allah SWT, dan di akherat kelak segala muara pengadilan pasti Allah SWT yang memutuskan. Tidak akan pernah Allah SWT bertanya apa adat mu, apa pangkatmu, apa golongan mu..........jadi bagi aku...segala sesuatu itu hanya 'Karena Allah SWT' .......semuanya.......termasuk hidup dan mati ku......
....Bagaimana ndan......(mandan).....sela temanku sambil terus menikmati ubi rebus bikinan istrinya...(karena saat itu aku lagi 'bertandang' ke rumahnya.....
...Gini...Bila seorang laki–laki mencintai seorang wanita dengan tulus, suci, dan bersih, pasti terhindar dari pengaruh nafsu birahi yang belum saatnya. Sebuah cinta yang jauh dari kekejian, dan terhindar dari ketidak senonohan. Ia mencintai wanita bukan karena birahi. Kalau Allah SWT, berkehendak,...lewat surat pun seorang laki-laki bisa merasakan perasaan cinta......mungkin suci....mungkin tulus....atau mungkin ada maunya......tergantung pada laki-laki yang sedang kasmaran ingat sama Tuhannya......
 ”Cumbu rayu yang suci merupakan ungkapan dari kata hati sekelompok kaum muslim yang memelihara ketaqwaannya, yang lebih mengutamakan keselamatan dari belenggu noda dan dosa, yang memandang bahwa segala cumbu rayu yang penuh nafsu birahi akan menjerumuskannya kelembah dosa”
...heheheheheheh.....sesungguhnya nafsu itu selalu mengarah kepada kejahatan dan Neraka itu selalu diliputi oleh nafsu birahi (Syahwat). 'Ndan'......cumbu rayu yang suci adalah penampilan yang mampu menghimpun perasaan-perasaan cinta yang lebih baik untuk memadamkan nafsu birahi, menjaga keagungan jiwa dan naluri.
Bila seseorang diuji dengan cintanya terhadap wanita, tetapi tak sampai kejenjang pernikahan, hendaknya ia menunjukkan diri dan berusaha untuk melupakannya, meski tersisa benih cinta dihatinya. dan hendaknya ia mencurahkan segala usahanya untuk membentengi diri dari perbuatan-perbuatan yang menjerumuskannya kelembah dosa, dengan harapan semoga Allah SWT akan menghapuskan segala derita dan menghilangkan segala kesedihannya. Bila ada seseorang meninggal karena cinta yang sangat mendalam, ia digolongkan sebagai seorang yang mati syahid. ini karena usahanya di dalam menjaga kesucian dirinya dari dosa, sampai ia menaggung derita dengan penuh kesabaran, dan mati karena menjaga kesucian dirinya.

'Ndan'........cumbu rayu adalah kata-kata indah yang diucapkan kepada lawan jenis/seseorang, sebagai pertanda adanya suatu ketertarikandan kekaguman. Cumbu rayu yang diharamkan adalah cumbu rayu yang bisa membangkitkan syahwat dan naluri nafsu birahi yang bisa berupa ucapan atau gerakan. Diharamkannya rayuan ini adalah untuk menutupi pintu kerusakan dan menghindari fitnah. Jika suatu itu diharamkan, maka hal – hal yang bisa menghantarkannya kepada sesuatu yang haram tersebut juga diharamkan. Rayuan yang di perbolehkan adalah rayuan pada seseorang dengan tidak mengungkapkan keindahan-keindahan tubuhnya yang merangsang, tidak membangkitkan nafsu birahi...hehehehehehe 'disiko ambo kanai ndan.....poniang ambo ndan.....heheheheh
“jika engkau sumber tambang kebaikan, maka maafkanlah segala kesalahan yang menyakitkan. Sesungguhnya engkau dapat melihat apa yang engkau lakukan dan dapat mendengar apa yang engkau ucapkan” 
“Jika kau mencintai seseorang, cintailah ia dengan sewajarnya. Sesungguhnya engkau tidak tahu kapan kamu akan membencinya. dan jika kamu membenci seseorang, bencilah ia dengan sewajarnya, karena sesungguhnya kamu tidak akan tahu kapan cinta itu akan kembali”
“Kadangkala Allah menyatukan antara dua orang yang saling bermusuhan, setelah keduanya benar – benar mengira bahwa mereka berdua tidak akan bertemu ataupun bersatu”    

 .....Ndan, kalau sadang kasmaran tu yo sero ndan.....semuanya indah.....semuanya bercahaya.....kadang-kadang kita bisa ketawa sendiri...senyum sendiri.....kalau lah malam sibuk 'maetong kasau'....sampai-sampai 'kajamban cacak' terasa bagai setetes madu yang datang dari sungai-sungai di sorga....hehehehehe
.....'lai takona' lagu om Frangky 'dek mandan'.....hehehehehehehe lagu waktu kita lagi asik kongkow-kongkow dulu.....kini 'taragak taragak ambo ndan....'.mandanganyo'...
.....Dengar angin mengusik...
batang-batang padi...
ketika matahari...meninggalkan senja....
....Dengar juga senandung....
dibalik jendela.....
Ketika memasuki sunyi......
Rumah mungil...bukalah...pintu pagarmu.....
...kan ku ajak gadismu....
...meninggalkan kamarnya....
...memetik kembang-kembang...rumput liar...
...dipematang...disisi...kali....
.........................................................................Lihatlah....disnana....GADISKU...
....perahu para penggali pasir.....
................Anak-anak gembala bertopi koran.....
.....Beranjak pulang ke rumah......
....
......Malam oh malam....
jangan turun disini....
....Jangan kau kurung gadisku dengan sayapmu....
...biarkan bersama cahaya....
yang memancar dari cintaku.......

.....alah mah ndan, jan di kona juo lai....ikhlaskan sajo lah......kata mandanku...yang tampaknya tidak mengerti maksud ku.....

Padang....Mei 2013........buat adik ku.........@@@@iiiiiiiiiii........kidding-kidding wae forefer only....hehehehehehehehehehehehe

Minggu, 10 Juni 2012

Maaf saya agak lancang.....

KITA INI APAKAH..........
 SEKULERISME, PLURALISME, ATAU LIBERALISME.....?

.....Saya tertegun mendengar ciloteh temanku yang dengan bangga menceritakan kedekatannya dengan penguasa kota...dan dengan senang hati menyampaikan amanat penguasa kepada jamaahnya yang dengan setia selalu hadir mendengarkan ceramah agamanya setiap Jumat malam.......Saya terdiam jika temanku bercerita berapi-api mengkritik buku-buku ku yang dikaitkan dengan ajaran agama ku.....Dan saya terhenyak menyaksikan teman ku asik mengatur jamba-jamba (maaf...paket makanan yang ditutup tudung mirip candi...) di mushalla waktu milad Nabi Besar Muhammad SAW....Dan saya terpaku, menyaksikan temanku didepan jamaahnya mengatakan belum masuk waktu puasa Ramadhan (walaupun kota Mekkah dan umumnya dunia sudah melakukan ibadah puasa....) dan dengan pongahnya mengatakan belum waktunya lebaran Haji (walaupun di Mekkah sudah melakukan "puncak haji" ,,,,,,) ..karena hilal belum kelihatan.......

.....Saya coba bertanya pada temanku itu...karena ketidak dan kekurang tahuan saya sendiri..........
...Bro..(hehehehe istilah anak muda sekarang) walaupun arti Bro itu adalah Bromocorah....hehehehe.....ngapain kamu temui penguasa kalau hanya minta amanah pada beliau...kan tuntunan agama sudah ada dalam Al Quran dan Al Hadist....itu saja bahas dan sampaikan pada jamaah mu....Sebaiknya kamu itu menemui penguasa untuk mengritik kebijakannya yang bertentangan dengan agama....misal: penguasa tidak boleh mamaksa masyarakat melakukan ibadah...Nabi kita saja tidak memaksa kok...tapi Beliau menciptakan keiklasan umatnya untuk beribadah....Kritik itu bro...beras genggam....gaji PNS dipotong otomatis untuk zakat....semua tunjangan dihilangkan dan disunat....tau nggak bro...sejak warung mesum di kawasan Bukik Lampu di bakar....semakin marak warung kelambu di sana dan di sana......
...Kalau tadi saya yang terdiam...sekarang dia terdiam....perlahan keluar dalil-dalil menjelaskan pertannyaan saya tadi...ujung-ujungnya saya diposisikan pada orang yang tidak tahu sama sekali tentang dakwah hehehehehehe
.....Dengan sedikit kikuk saya berikan sedikit komentar...bahwa alangkah baiknya kamu mendatangi penguasa itu untuk menasehati beliau....bukan meminta amanat.....karena tipis sekali beda antara pendakwah amanah dengan pendakwah penjilat........

....Dengan muka masam dia sedikit bergumam kesal.....sebelum dia melontarkan khotbahnya lagi..cepat-cepat saya potong dengan pertanyaan dan sedikit argument.....

Bro.....kebanyakan pendakwah sekarang di Minang...suka melihat kuman di seberang lautan dari pada gajah di pelupuk mata......Kebanyakan pendakwah di Minang selalu berkhotbah berapi-api tentang akhlak....sholat....sorga...neraka....eh...kamu bro malah mempermasalahkan buku-buku saya...aneh hehehhehee.......Sekarang saya tanya lagi pada mu bro.....hilang nggak silsilah keturunan kita di Minang ini.....kalau dari segi adat...jelas tidak bro...tapi dari segi agama....garis keturunan berdasarkan garis ayah......?????? hehehehhe hilang kan Bro....? ....Menghilangkan silsilah keturunan dalam agama kita haram atau halal tuh....pastilah Bro..haram dan dosa.....Kenapa berdosa Bro...ya...jelas...kebanyakan kita lupa muhrim kita....tu lihat bro sepasang remaja itu yang lagi asik bersenda gurau........orang tua perempuan mereka memang beradik kakak kandung.....tapi ingat Bro...mereka bukan muhrim.....Banyak lagi Bro...pembagian warisan....tata cara perkawinan.....idiiiiiihhhhh ngeri kan Bro.....bertentangan dengan agama semua......Kenapa bukan itu yang kamu luruskan dulu di setiap khotbah mu....?
...hehehehe Bro sayang.......kenapa Hamka hijrah ke Jakarta...karena Beliau takut pada saat menutup usia nanti belum juga mampu meluruskan ini...dan Beliau takut meninggal dengan label  menjadi seorang Ulama yang Munafik.....
..Maaf ya Bro.....dalam menegakkan agama Allah itu jangan setengah-setengah....kalau takut meluruskan itu jangan jadi pendakwah.....ngapain kita takut Bro.....

....Bro...banyak unsur kehidupan kita disusupi oleh adat....Bro...adat itu kebiasaan manusia masa lalu yang di jadikan panduan bersikap untuk manusia sekarang dan masa yang akan datang....Gawat Bro....haram itu hukumnya....Apakah Al Quran dan Al Hadist itu masih kurang jelas dan kurang benar????? Alangkah bijaknya kita sebagai manusia melangkah dan bersikap sesuai dengan tuntunan Al Quran dan Al Hadist...? ya kan Bro Sayang hehehehehehe...Kerajaan minang itu dulu adalah kerajaan h*du bro....disusun tambo adat itu tentu berdasarkan kebiasaan h*du bro....Ingat nggak Perang Paderi Bro....Kaum adat yang sudah islam mempunyai kebiasaan h*du diluruskan oleh kaum ulama....yang menjilat ke Belanda siapa Bro.......hehehehehehehehehehehehehehehe......Jadi ngapain kita Milad Nabi Besar Kita dengan cara seperti itu...makan-makan....tidur....ratik-ratik an......waduh....Kafir Bro...Kan baiknya...yang sholat Isya Berjamaah dan Wirid Pengajian...kan lebih Afdhol Bro....

Si Bro......mengepalkan tinjunya...kembali mengeluarkan dalil-dalil agamanya....dan posisi saya kembali sebagai orang yang tidak tahu apa-apa....hehehehehehe

....Bro...mengenai hilal....kan sumbernya satu....Bulan...yang saya tahu bulan untuk Bumi itu cuma satu Bro....jadi hilal tentu juga satu kan Bro.....hehehehehehe..
Bro....Mekkah itu keselamatan tanahnya dijamin sampai akhir zaman bro...dan Islam di dalamnya..juga di jamin Allah sampai akhir zaman bro....Bukan Arab Saudi ya Bro....tapi Mekkah....Kalau Arab Saudi saya nggak jamin agamanya murni Bro...tapi Mekkah harus Bro... 
Mekkah dikatakan orang juga sebagai pusat bumi Bro....tentara Abrahah saja nggak mampu menghancurkan Mekkah Bro...tu...ingat nggak Bro...Dimana Datangnya Burung Ababil....so dari neraka dong hehehehehehehe....
...Kembali ke pengaturan awal Bro.....jadi tidak mungkin kan ada hilal Padang, hilal Aceh...Hilal Padang Sidempuan...Hilal Papua.....hihihiuhihihihi kalau ada hilal seperti itu ketahuan kita bodoh nanti Bro......Jadi kesimpulannya sederhana Bro....Ikuti sajalah Mekkah Bro...karena kita posisinya ditimur dan beda waktu kita lebih cepat 4 jam dari waktu Mekkah...maka kita duluan 4 jam puasa dari Mekkah Bro...tidak hanya puasa...tapi semua ibadah Bro....
...Bro...kamu udah haji kan..pasti Haji kamu laksanakan di Mekkah ya Bro..... Kok sekarang kamu dengan alasan hilal kamu mudurkan lebaran haji kaummu 2 hari...? Kurang ajar Kamu Bro.....Pada Puncak Haji di Mekkah....di Luar Mekkah melaksanakan Lebaran Haji (Kurban)...kalau kamu mundurkan...berarti kamu dan jamaahmu tidak termasuk orang yang merayakan Puncak Haji saudara-saudaramu  sesama muslim sedunia bertempat di Mekkah Bro....Dan haji yang telah kamu lakukan Batal Bro...karena duluan 2 hari dari lebaran haji jamaah mu.......Idiot kamu Bro....gara-gara dangkal pikiran tentang hilal Bro....Bilang juga sama kolegamu yang memajukan ibadah itu 2 hari lebih dulu...juga gara-gara hilal Bro....
...Ok bro....nampak hilal itu memang diamanahkan dalam Al Quran....tapi Kalau Mekkah sudah melihat Hilal kamu Belum gimana bro....hehehehhehehe itu masalahnya Bro....sebelum Informasi dan Telekomunikasi Lancar...ya boleh boleh aja...tapi sekarang kan semuanya sudah terbuka Bro...hehehehehehehehehehehe

Si Bro...sayang kembali berceramah dengan asiknya....dan posisi saya kembali menjadi orang yang tidak tahu apa...apa.......

Jadi...apa hubungannya dengan judul kita...ooo...yaaa...hampir lupa.......
Gini ya......Sekulerisme mengajarkan dunia dan agama harus dipisah...dunia ya dunia...dan agama adalah untuk akherat......Budaya kita gimana.....hidup didunia ya...adat yang mengatur....akhirat kita ya sendiri-sendiri.....Sinyalemen ndak Baradaik Waang lebih wah di Kampung saya dari pada ndak Baagamo Waang......hehehehehehehehehe

Kalau kita tidak termasuk pada pluralisme....ajarannya adalah semua agama sama....kita disini tidak....kalau bukan islam bukan orang kita hehehehehehehehe

Tapi kita juga masuk ke paham liberalisme......apa itu....kalau kepentingan dunia bertentangan dengan  agama, yaa....singkirkan agama dulu.,...... yaa seperti cerita tadi....mengenai silsilah keturunan, warisan yang bertentangan dengan agama....ya terpaksa agama disingkirkan dulu demi ketenangan orang banyak....


hehehehehehehehehehehehehehehehe idiot thingking forever...and kidding-kidding wae....

Senin, 05 Maret 2012

Si Upin Lebih Berakal dan berakhlak dari Si Unyil

"CIMEEH"
 SI UPIN LEBIH BERAKAL DAN BERAKHLAK DARI SI UNYIL
Dr. Dedi Hermon


Kadang-kadang kita heran....kok dengan ras yang sebagian  sama dengan ras kita (malaysia) bisa jauh maju meninggalkan kita?.... kok China negara yang mempunyai filosofi yang berbeda dengan kita, koruptornya di gantung....kok Brunei Darussalam negara yang "diam-diam" saja...mampu memberi tunjangan pada warganya yang mengganggur empat kali lebih besar daripada gaji profesor di negara saya....?

Kadang-kadang kita terkagum-kagum dengan jarangnya kemalingan di malaysia, jarangnya perjudian dan perzinahan (walaupun negara mereka memberikan pulau untuk berzinah dan berjudi) tapi jauh lebih baik dari pada perjudian dan perzinahan di negara saya yang menjamur tersebar terserak serak entah kemana.

Maling kalau ketahuan hukumnya potong tangan, perzinahan kalau ketahuan (bagi yang sudah punya suami-istri) di rajam sampai mati....bagi yang belum menikah dirajam 100 cambukan...begitu bangganya Malaysia dengan sistem hukum seperti ini di negaranya. Kalau di negara saya.....tidak boleh....nanti melanggar HAM....hehehhehehe....tapi...kalau kita logikakan...seseorang yang sudah melanggar HAM...kita rasa HAM untuk dia tidak ada lagi...Sesuai dengan tuntunan agama saya...pembunuh darahnya halal untuk dibunuh....

Malaysia merupakan negara koloni Inggris...dengan tunduk pada ratu Inggris....kalau negara  kita bukan negara koloni Belanda....tidak tunduk pada ratu Belanda....dengan bangganya kita berikrar sudah merdeka seratus persen...

Tapi orang-orang malaysia punya akal....(memang agamanya saya hanya untuk orang yang berakal saja).....boleh-boleh saja koloni Inggris...tapi dari sisi sistem dan aturan mereka yang bikin sendiri...karena mereka punya akal yang dioptimalkan...jadi tidak nyontek aja ke sistem yang digunakan Inggris....hasilnya...walaupun lebih duluan negara saya merdeka...tapi yang maju dan merdeka dunia akhirat ya.. Malaysia....kalau negara saya...ya ....tanyakan saja pada rumput yang bergoyang (begitu nyanyian orang gila...atau nyanyian pujangga yang mengambarkan hilangnya kepercayaan kepada sesama karena suka berdusta semua,...jadi yang jujur rumput..hehehehe)

Negara saya.....katanya sudah merdeka seratus persen...bukan koloni...tapi sistem kok masih nyontek ke hukum Belanda....malas ya....bikin hukum baru sesuai dengan tuntunan Allah SWT..atau bodoh karena akalnya nggak bisa dipakai...atau tidak berakal ya...hehehehe...akibatnya ya ini, suka nyontek, malas, suka berkhayal yang nggak-nggak, koruptor, pelacuran, dll kemudharatan lainnya....Kadang teman saya berkata....kok hukum itu harus seperti hukum di agamamu.....ya iya dong....durian kok dibedong....hehehhehe...pemeluk agamanya saya yang dominan disini...ya atur dengan hukum yang di yakini mereka....jangan dibikin hukum rimba.... tapi nggak bisa.........

Akibatnya.....yang koruptor dilindungi, maling ayam di pukulin....idiot

Inggat nggak....film si Unyil dekade 80-an....unyil kucing....hahahahahaha kok nggak unyil anjing, unyil kerbau...nanggung....kan....bagusnya apa..ya unyil ganteng...kan bagus tuh.... isi ceritanya...ya perkelahian si endut sama si unyil....mengemis ya pak ogah, marah marah ya pak raden, iri hati dan dengki.....karakter jeblok semua yang diperankan dan dipertontonkan untuk anak-anak pada saat itu...dan sekarang anak-anak itu sedah dewasa dan tidak tertutup kemungkinan jadi abdi negara...ya...kerjanya pasti berantem, marah-marah, mengemis, mencuri....wajarkan?.....

Si Upin lagi dimana?.....dekade 80-an dia belum lahir, lahirnya baru dekade 2000-an....waduh isi ceritanya didikan, dedikasi, karakter islami....perjuangan...karakter bagus yang diperankan....sekarang...ya ...liat sendiri aja....

Alumni si unyil kucing tidak puas kalah dari si ipin....ya dibajak filmnya...diisi dengan percakapan bahasa negara dan daerah saya...ya berisi kata-kata kotor semua...(boleh down load di fb saya atau di youtobe)......hehehehehe iri ya...seperti si endut iri pada si unyil hehehehe

Jadi....ya....a nan ka lamak kini..................kalau kareh-kareh bana....nddak bisa...beko tausie lo dari Indonesia..atau masuak kandang situmbin sakian kalender..Kalau ndak sanang waang iduik di Indonesia...pai lah ang ka Malaysia tu....karena saya tau induak samang saya itu patang di koreksi hahahahahahahahahaha.....

Minggu, 04 Maret 2012

Negara tanpa (Warga).....Warga tanpa (Negara)

Negara tanpa (Warga).....Warga tanpa (Negara)


Negara yang sering mengabaikan kesejahteraan rakyat, hal ini membuat rakyat untuk berusaha memenuhi kebutuhan mereka sendiri, baik dari sisi ekonomi, keamanan, dan aspek-aspek kehidupan yang lain. Sepertinya, tak ada campur tangan negara sama sekali. Ambil contoh, kasus keamanan. Seringkali, masyarakat bergerak sendiri menyelesaikan masalah keamanan mereka, jika sudah terlalu besar dan berlarut-larut, aparat datang bak pahlawan untuk menyelesaikan masalah. Padahal, korban sudah berjatuhan. Lalu, pertanyaannya, buat apa pemerintahan ini? Buat apa kita hidup dalam suatu negara jika ternyata aparat pemerintahan yang ada didalamnya sibuk sendiri mengurusi masalah mereka?
Keberadaan suatu negara, melalui aparat pemerintahan, mengemban beberapa amanat: ketertiban, keamanan, kesejahteraan dan kemakmuran, serta keadilan, atau juga amanat-amanat lain sebagaimana yang diungkapkan oleh banyak tokoh. Barangkali, bukan pada sejauh mana kualitas dari keamanan, ketertiban, kesejahteraan, atau yang lainnya yang kita persoalkan, namun sejauh mana keseriusan aparat pemerintah dalam penyediaan itu semua.
Kita masih ingat bagaimana penduduk Mesuji harus berjuang sendirian hingga berdarah-darah dalam hal memperebutkan lahan. Setelah korban sudah berjatuhan, barulah aparat bertindak? Lalu, kemana saja mereka selama peristiwa itu terjadi? Tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu? Nampaknya, penyakit lama masih sering mendera aparat pemerintahan kita, yaitu bergerak ketika sudah ada korban. Ketika masih nampak baik-baik saja, aparat pun diam.
Terkadang, kita heran dan bertanya, kenapa masyarakat semakin suka bergerak sendiri? Kenapa aksi premanisme masih menjadi-jadi? Apakah benar bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang tidak tertib, masyarakat kita suka kekerasan?
Kita memang tidak bisa memiliki jawaban yang memuaskan. Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Namun, setidaknya ketidak percayaan pada pemerintah seringpula menjadi penyulutnya. Pemerintah sering alpa atau terlambat dalam menangani masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. Akibatnya, masyarakat lebih memilih menggunakan cara-cara mereka sendiri ketimbang harus menunggu campur tangan pemerintah.
Akhir-akhir ini, pemerintah tampak semakin sibuk saja. Satu persatu aparat pemerintah tersandung masalah. Partai politik yang menjadi stakeholder pemerintahan pun tak kalah rumitnya. Jika sudah seperti ini, maka bisa kealpaan negara akan semakin menjadi-jadi. Masyarakat akan hidup dengan cara mereka sendiri. Menjadi warga negara yang tak butuh negara.


Agak susah menjadi warga negara Indonesia, jika tidak mau dibilang sangat susah. Susah karena kita dipagari dengan berbagai macam peraturan. Masyarakat diwajibkan untuk berhemat, saling bertenggang rasa, dan konsepsi-konsepsi ideal kehidupan berbangsa dan bernegara lainnya.
Semua peraturan itu memang cukup bagus dan patut kita dukung. Siapa sih yang tidak mengharapkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik? Namun sayang, mayoritas peraturan itu hanya berlaku untuk masyarakat kecil, bukan untuk mereka yang memiliki jabatan.
Seringkali terlihat adanya ketidak harmonisan antara apa yang di maui oleh pemerintah dan apa yang mereka sendiri lakukan. Ketika masyarakat diminta untuk melakukan penghematan, pemerintah mencontohkan pemborosan. Ketika masyarakat diminta untuk saling berdamai, pemerintah mempertontonkan aksi saling telikung.
Maka, akibatnya pun sangatlah jelas. Apa yang dimaui pemerintah tidak pernah membekas secara kuat dalam hati masyarakat. Masyarakat lebih banyak menganggap penyataan-pernyataan itu sebagai angina lalu, masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Sebenarnya, hal ini bukan karena masyarakat tidak peduli atau tidak mau peduli. Namun, lebih karena pemerintah sendiri tidak pernah benar-benar memberi teladan bagaimana menjalankan konsep-konsep ideal tersebut.
Misalnya saja, jika masyakat yang memiliki mobil diwajibkan untuk memasang converter kit yang berguna untuk mengkonversi BBM ke BBG, siapa yang berani menjamin bahwa aparat pemerintah juga akan melakukan hal yang sama?

Pemimpin adalah teladan. Hal ini sudah tidak bisa dielakkan lagi. Artinya, apapun yang dilakukan oleh pemimpin akan sedikit banyak mempengaruhi masyarakat yang dipimpinnya. Jika seorang pemimpin memberikan contoh yang baik, bukan tidak mustahil, masyarakat juga akan melakukan hal yang sama. Namun, jika sebaliknya, masyarakat juga akan menirunya.
Dalam dalam satu semboyan pendidikannya, Ki Hajar Dewantoro mengatakan bahwa ing ngarso sung tulodo (yang didepan memberi teladan). Meski kita mengenal semboyan ini dalam dunia pendidikan, namun tampaknya juga relevan untuk kita tarik dalam ranah kepemimpinan umum. Nah..apakah carut marutnya kehidupan berbangsa kita dipicu oleh perilaku pemimpin kita?
Bisa jadi iya, bisa juga tidak. Ada banyak kemungkinan yang menjadi pemicunya. Namun begitu, kita sebagai masyakat tetaplah berharap bahwa pemimpin kita bisa menjadi teladan yang baik. Yang bisa menjadi anutan kita untuk mencapai kehidupan berbangsa dan bernegara yang tenteram dan sejahtera. Sederhananya, kita membutuhkan para pemimpin yang bisa memberi kita contoh bukan hanya mampu memerintah dan meminta.

Pemimpin diyakini sebagai manusia pilihan, setidaknya pilihan manusia, atau pemilihnya. Ia dipilih karena diyakini memiliki kelebihan dari orang kebanyakan. Ia memiliki apa yang tidak semua orang miliki. Maxwell dalam artikelnya mengatakan bahwa pemimpin itu seperti penjual yang menawarkan masa depan bagi pengikutnya, berupa visi dan misi. Dan karenanya, mereka berusaha merayu dan mempegaruhi banyak orang untuk “membeli” visi mereka. Berbagai cara pun digunakan untuk meloloskan tujuan ini, termasuk melakukan manipulasi.

Manipulasi ala pemimpin sudah bukan hal yang asing lagi dalam mendapatkan kekuasaan. Lihatlah, betapa banyaknya janji-janji yang terdengar indah semasa kampanye. Namun, ketika mereka sudah terpilih menjadi pimpinan, janji itu seperti menguap begitu saja, terlupakan atau bahkan mungkin sengaja dilupakan. Meski begitu, sebagai rakyat yang selalu mengidamkan kesejahteraan, ketentreman, dan kehidupan ideal lainnya, kita seringkali tidak menyadari bahwa kita sudah termakan oleh gaya manipulasi pimpinan kita. Kata-katanya yang indah, yang menghembuskan angin surga, mampu membuat kita terlena.
Lalu, bagaimanakah ciri-ciri dari pemimpin yang manipulatif?
Maxwell mengatakan bahwa ada tiga taktik yang digunakan oleh pemimpin yang manipulatif;

1.    Menyalahgunakan kekuasaan
Seseorang yang menjadi pimpinan seperti “dianugerahi” kekuasaan. Ia bisa menggunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk memuluskan semua tujuannya. Nah..pemimpin yang manipulatif akan memanfaatkan kekuasaan yang ia dapat untuk menguntungkan diri sendiri atau kelompok. Ia bisa saja membuat sebuah peraturan baru guna semakin memuluskan tujuannya. Atau, sebuah peraturan yang bisa menjegal lawan politiknya. Sederhananya adalah bagaimana kekuasaan yang ia dapatkan bisa dimanfaatkan sedemikian rupa sehingga ia bisa menangguk keuntungan dari kekuasaan tersebut, bukan untuk kesejahteraan yang dipimpinya, melainkan untuk diri sendiri dan kelompok.

2.    Memalsukan dan menyembunyikan informasi
Guna mempengaruhi orang banyak, pemimpin yang manipulatif sengaja menyampaikan informasi yang hanya memberikan keuntungan pada pihaknya. Ia akan dengan lantang mengatakan tingkat keberhasilannya dalam mencapai sesuatu. Sementara kekurangannya selalu disimpan rapi bahkan jika mungkin dihilangkan sehingga tak seorangpun bisa tahu. Sederhananya, pemimpin yang manipulatif tidak akan bisa dengan sejujur-jujurnya memberitakan apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan harapan ia akan selalu dikatakan sebagai pemimpin yang berhasil.

3.    Memanfaatkan kebutuhan orang lain
Barangkali, cara paling mudah untuk meraih kepercayaan orang banyak adalah dengan memberikan janji-jani perbaikan terhadap apa yang sedang dibutuhkan oleh orang banyak. Ketika hanya sembako sedang tinggi, misalnya, janji menurunkan harga akan menjadi senjata yang sangat ampuh. Dan begitu seterusnya. Isu-isu ini sengaja diusung hanya untuk meraih simpati dan dukungan, bukan untuk sebenar-benarnya melakukan perbaikan. Tidak ada salahnya memang seorang pemimpin mengatakan akan melakukan perbaikan kesejahteraan rakyat, bahkan bisa jadi itu adalah keharusan karena itulah tugas pemimpin, namun, jika semua itu hanya merupakan janji yang tak pernah terbukti, maka itulah satu ciri pemimpin yang manipulatif.
Lalu, sekarang bagaimana dengan pemimpin di negara ini? Apakah mereka tergolong pada pemimpin yang manipulatif? Barangkali kita akan memiliki penilaian yang berbeda. Sah dan sangat wajar karena kita memiliki rasa yang berbeda.
____________________________________0000_________________________________